Posted by Ummu 'Aliyyah on July 17th, 2008

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam, utusan & kekasih Allah, telah memerintahkan kepada umatnya untuk menempuh jalan yang mulia, yang telah ditempuh oleh beliau dan para sahabat ridhwaanallahi’alaihim ajma’in.
Jalan itu tiada bercabang, jalan yang lurus, jelas, terang, putih bersih dan tidak ada bercak-bercak syirik, bid’ah, khurafat, hizb, kelompok, golongan dan lainnya.
Barangsiapa menempuh jalan tersebut, niscaya ia akan mendapat kemuliaan di dunia dan keselamatan di akhirat. Wajib bagi setiap kita untuk kembali kepada Agama Islam menurut pemahaman Salafush Shalih.
Bagi Anda yang mendambakan kemuliaan, sepatutnya untuk mengetahui manhaj yang mulia ini, dengan duduk di majelis ilmu yang penuh dengan kemuliaan. Ajak keluarga, sahabat dan orang-orang yang anda cintai.
Hadirilah.. Tabligh Akbar dan Bedah Buku “Mulia dengan Manhaj Salaf”
InsyaAllah
Ahad, 3 Agustus 2008
09.00 WIB – Zhuhur
Jakarta Islamic Centre
Jakarta Utara
Pembicara : Ustadz Abu Fat-hi Yazid Abdul Qadir Jawas
Posted by Ummu 'Aliyyah on June 27th, 2008

Dilengkapi Nasehat seputar “Hikmah di Balik Detik-detik Menjelang Wafatnya Nabi shallallahu’alaihi wa sallam”.
InsyaAllah disampaikan oleh Ulama dari Madinah :
Syaikh Prof. DR. Ibrahim bin Amir Ar-Ruhaily
Syaikh DR. Sulaiman bin Saliimullah Ar-Ruhaily
Pada Ahad, 13 Juli 2008
09.00 WIB - Dzuhur
JAKARTA ISLAMIC CENTER
Jakarta Utara
Posted by Ummu 'Aliyyah on May 24th, 2008

Imam Ahmad adalah salah satu murid terbaik Imam Syafi’i. Darinya lahir ahli hadist, diantaranya Imam Bukhari & Imam Muslim. Dan inilah nukilan perjalanan hidup Imam Ahmad. Hadiri & simak kajiannya.
“Kisah Perjalanan Hidup Imam Ahmad bin Hanbal”
Bersama : Ustadz Abu Unaisah Abdul Hakim bin Amir Abdat
Hari : Ahad, 15 Juni 2008
Pukul : 09.00 WIB - Dzuhur
Jakarta Islamic Centre (JIC) - Kramat Koja, Jakarta Utara
Biografi Imam Ahmad bin Hanbal (108 kB)
Posted by Ummu 'Aliyyah on April 9th, 2008
Kenapa kalimat ini bisa terlontar oleh seorang istri ?
Banyaknya wanita yang bersikap berani kepada suaminya, sehingga muncul tantangan perceraian. Ketegangan kemelut problematika rumah tangga selalu muncul dan memerlukan jawaban aktual.
Mengapa harapan untuk mewujudkan keluarga sakinah kandas begitu saja ? Temukan jawabannya dalam kajian ilmiah bedah buku:
” Kalau Kau Jantan Ceraikan Aku “
bersama : Ustadz Abu Ahmad Zainal Abidin
Ahad, 4 Mei 2008
09.00 WIB - Dzuhur
JAKARTA ISLAMIC CENTER
Kramat Koja - Jakarta Utara
Recent Comments